Tampilkan postingan dengan label Badminton. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Badminton. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2014

Tontowi/Liliyana Mulus ke Babak Kedua, Tommy dan Sony Langsung Kandas

lilyana-tontowi.jpg

Ganda campuran Indonesia Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir melewati babak pertama All England dengan relatif mudah. Nasib berbeda dialami dua pemain tunggal putra, Tommy Sugiarto dan Sony Dwi Kuncoro, yang langsung angkat koper.
Tontowi/Liliyana menghadapi pasangan Malaysia, Chan Peng Soon/Lai Pei Jing, pada pertandingan di The National Indoor Arena, Rabu (5/3/2014) malam WIB. Unggulan kedua itu hanya butuh waktu 25 menit untuk mengakhiri perlawanan Chan/Lai. Mereka menang dua gim langsung 21-12, 21-5.
Lawan yang akan dihadapi Tontowi/Liliyana di babak kedua adalah salah satu dari ganda China, Liu Cheng/Bao Yixin atau Chai Biao/Tang Jinhua.
“Kami bersyukur bisa melewati babak pertama. Menangnya bisa dibilang tidak terlalu sulit, jarang terjadi reli juga. Dua atau tiga pukulan langsung mati,” kata Liliyana seperti dilansir situs badmintonindonesia.org, Rabu (5/3/2014).
Sementara itu Tommy bertarung sepanjang tiga gim ketika menghadapi pebulutangkis China, Gao Huan. Unggulan ketiga itu akhirnya tumbang 13-21, 21-10, 18-21 dalam waktu 1 jam 19 menit.
Sementara itu, Sony tak bisa berbuat banyak ketika bertemu Wang Zhengming. Dia kalah dua gim langsung dengan skor 11-21, 10-21.
Setelah Tommy dan Sony kalah, maka Dionysius Hayom Rumbaka menjadi satu-satunya harapan Indonesia yang tersisa di nomor tunggal putra. Hayom akan melawan Eric Pang di babak pertama.
http://www.harianjogja.com/baca/2014/03/05/all-england-tontowililiyana-mulus-ke-babak-kedua-tommy-dan-sony-langsung-kandas-494087

Sabtu, 01 Maret 2014

Indonesia Juara Umum Kejuaraan Dunia Karate 2013







Indonesia Juara Umum Kejuaraan Dunia Karate 2013
Indonesia keluar sebagai juara umum lewat peraihan empat medali emas, empat perak, dan tujuh perunggu pada Kejuaraan Dunia Karate 1 Premier League 2013. Hasil ini jauh melampui target awal yang hanya membidik dua medali emas serta melebihi perolehan tahun lalu dengan satu emas dan empat medali perunggu.

"Ini di luar dugaan. Tahun lalu hanya satu emas sehingga awalnya target realistis hanya dua emas. Ternyata hasilnya di atas target," kata Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji di Jakarta, Ahad (23/6/13).

Perolehan medali itu memang memuaskan meski masih banyak yang harus ditingkatkan di antaranya pendekatan sport science dan turnamen agar pengalaman dan strategi bertanding atlet terus berkembang jelang SEA Games Myanmar pada Desember 2013.

Pada kejuaraan yang diikuti 28 negara itu, Hendardji juga tidak menampik bahwa persaingan lebih kendur dengan absennya Iran dan Jepang. "Itu memang pengaruh tetapi apa pun hasilnya Indonesia juara dunia," ujar Hendardji.

Indonesia memimpin klasemen sementara pada hari pertama dengan meraih tiga medali emas, dua perak, dan lima perunggu. Pada hari kedua, Indonesia menambah pundi-pundi koleksi emas dengan mengumpulkan satu medali emas, dua medali perak, dan dua medali perunggu.

Medali emas dipersembahkan oleh Imam Tauhid Ragananda pada kategori kumite individu putra senior -60 kg. Imam tampil gemilang dengan mengalahkan atlet Malaysia Rajakumar Govinash dengan nilai telak 8-0.

Medali perak diperoleh dari Srunita Sari Sukatendel kumite individu putri senior -50 kg dan Wiwi Pertiwi kumite individu putri senior +68 kg. Wiwi sempat mengalami cedera saat berlaga di semifinal sehingga mengakibatkan bibirnya cedera.

http://olahraga.plasa.msn.com/article.aspx?cp-documentid=252925916